Ada rumah nenek-nenek di samping rumahku, kurang lebih hanya berjarak delapan meter dari halaman rumahku. Sebut saja namanya mbok Kersem dia lahir pada tahun 1935 dan skarang dia menginjak usia tujuh puluh empat tahun, dan dia mempunyai kebiasaan yang tidak kalah dengan ABG kota yang biasa orang sebut ABG metropolitan.
Karena setiap pagi si nenek selalu duduk di depan rumahnya dengan pakaian yang kadarnya ala (pakaian yang mengkhawatirkan untuk para pejaka tua) dan dengan rambut ribondingnya..hahaha. Karena walaupun dia sudah tua dia masih eksis yang namanya cuci mata..gkgkgk . Mungkin dia berharap masih ada James Bon yang mau menggodanya...wkwkwk saya sendiri bingung dengan tingkah nenek kersem itu .
Suatu hari saya berniat ingin ngerjain nenek genit itu. Kebetulan waktu itu ibu saya menyuruh saya mengantarkan dodol untuk mbah Kersem. Di perjalanan saya kepikiran satu ide gila.
Saya ganti dodol itu dengan tanah dan saya bungkus dengan rapih kembali, sebelunya tanah itu saya hangatkan dulu dengan cara membakarnya sampai tanah itu terasa hangat kemudian saya bungkus tanah itu dengan bungkusan dodol , sedangkan dodol yang aslinya saya habiskan kan sendiri. Setelah itu bungkusan tanah tersebut saya berikan ke mbah kersem dan saya kembali kerumah dengan wajah tanpa dosa.
You know what happen...?
Sore itu ketika saya solat berjamaah di masjid tiba-tiba sebuah bogem melayang di kepalaku, saya kaget dan melihat kebelakang ternyata mbah karsem si nenek genit yang menghadiahiku bogem. Tanpa fikir panjang aku lansung ambil ancang-ancang dengan jurus langkah seribuku dan kabuuuuuurrr ...!!!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Jangan lupa ninggalin jejak ya....